Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi di Embung Cengklik Musuk, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam Saat Memancing
Advertisement . Scroll to see content

Subsidi Pupuk Dihapus Petani Tembakau di Boyolali Kalang Kabut

Rabu, 01 Mei 2024 | 20:06 WIB
  • author Tim iNews.id
Subsidi Pupuk Dihapus Petani Tembakau di Boyolali Kalang Kabut
Ketua APTI Boyolali Teguh Sambodo saat menemui petani tembakau di Desa Sepandan Lor, Kecamatan Selo, Boyolali, Selasa (30/4/2024).Foto: Ist/

Ia menambahkan, di Boyolali ini ada sekitar 3000 hektar petani tembakau dari jumlah itu terdapat di kecamatan Selo, Cepogo, Tamansari, Gladaksari, Juwangi,Karanggede,Banyudono, Sawit serta kecamatan Ampel. Lanjut dia, selama dua tahun ini meski cukai mengalami peningkatan,namun hasil tembakau para petani juga ikut meningkat.

"Saya mendengar cukai naik,tapi dua tahun ini harga tembakau cukup baik artinya ada peningkatan hasilnya. Secara masif setahun ini teman teman petani ini mendapat keuntungan yang banyak. Kalau luasan petani tembakau di Boyolali ini kisaran 3000 hektar,"tambahnya.

Sementara itu, ketua kelompok tani Dukuh Sepandan Lor, Desa Selo Wiyarto mengungkapkan, berapa hari ini pupuk menjadi permasalahan utama bagi petani. Sementara pupuk kemitraan NPK bagi petani masih mahal. Ia meminta subsidi pupuk dari pemerintah seharusnya tidak dicabut, karena hal itu menyangkut keterbatasan petani yang memiliki modal rendah ketika petani akan menanam tembakau.

"Kalau subsidi pupuk dicabut, akibatnya petani yang modalnya rendah ingin menanam tembakau harus mencari pinjaman. Dan pupuk ini sekarang menjadi permasalahan bagi petani. Kalau di Selo ini petani ada yang minjam ke tetangga dan sebagian ada yang minjam ke bank,"sebutnya.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut