get app
inews
Aa Text
Read Next : Antusias Luar Biasa !! Ribuan Warga Ricuh Berebut Gunungan Haul Ki Ageng Jaka Tarub

Ribuan Warga Berdesakan Rebut Gunungan Haul Ki Ageng Jaka Tarub

Kamis, 30 Juli 2026 | 09:37 WIB
header img
Ribuan Warga Dari Berbagai Kota Tumpah Ruah Berebut Gunungan Dalam Rangka Haul Ki Ageng Tarub desa Tarub. Foto:iNews

GROBOGAN,iNewsBoyolali.id – Ribuan warga memadati Lapangan Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk mengikuti tradisi rebutan gunungan dalam rangka Haul Ki Ageng Jaka Tarub. Antusiasme warga yang begitu tinggi membuat suasana berubah ricuh saat dua gunungan berisi hasil bumi mulai diarak menuju lapangan.

Sebelum gunungan diletakkan di lokasi yang telah disiapkan panitia, ribuan warga lebih dulu berlari menerobos barisan pengamanan. Petugas gabungan dari TNI dan Polri tampak kewalahan menahan laju massa yang saling berdesakan demi mendapatkan buah-buahan dan hasil bumi yang tertancap di gunungan.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Sejumlah anak-anak yang digendong orang tuanya serta warga lanjut usia sempat terjepit di tengah kerumunan. Beberapa emak-emak mengaku mengalami sakit pada kaki akibat berdesakan sehingga memilih keluar dari kerumunan.


Warga Berebut Nasi Berkah di Depan Pintu Gerbang Makam Ki Ageng Tarub.

Meski demikian, semangat warga untuk memperoleh hasil bumi tidak surut. Mereka meyakini buah-buahan dan hasil bumi dari gunungan membawa berkah sehingga tetap nekat berebut hingga seluruh isi gunungan habis dalam waktu singkat.

Salah seorang warga, Sri Sumarni, mengaku sempat terjatuh dan terjepit saat berusaha mengambil buah-buahan dari gunungan. Namun, ia tetap memunguti hasil bumi yang berserakan di tanah untuk dibawa pulang dan disantap bersama keluarga dengan harapan memperoleh berkah dari peringatan Haul Ki Ageng Jaka Tarub.

“Sempat jatuh kejepit juga tapi tidak merasa sakit. Dan saya nekat untuk ikut berebut meski susah payah bangun di tengah kerumunan dan ini alhamdulilah dapat banyak untuk dibawa pulang,” cerita Sri Sumarni.

Hal serupa dialami Marsinah, warga Kecamatan Penawangan. Ia rela menempuh perjalanan sekitar satu jam demi mengikuti tradisi tersebut. Saat berebut gunungan, kakinya sempat terkilir hingga terpaksa keluar dari kerumunan. Beruntung, beberapa warga yang iba memberikan sebagian hasil rebutannya agar dapat dibawa pulang.

‘”Kaki saya sudah sakit jadi saya tidak berani lagi ikut rebutan dan milih nonton. Tapi tadi dikasih bapak-bapak yang melibat saya tidak dapat apa-apa. Pokoknya seneng aja,”jelasnya.

Tak hanya rebutan gunungan, ratusan warga juga memadati area luar kompleks Makam Ki Ageng Jaka Tarub untuk memperebutkan nasi kuning berkah yang dibagikan panitia. Demi menjaga kekhusyukan prosesi doa di dalam makam, warga menunggu di luar pagar. Ratusan bungkus nasi kuning pun habis diperebutkan dalam waktu kurang dari 15 menit.

Sementara itu, di dalam kompleks makam berlangsung prosesi doa bersama yang diikuti kerabat dan keluarga Kraton Surakarta didampingi juru kunci makam. Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Adipati Dipokusumo, keturunan pertama Pakubuwono XII Kraton Surakarta, menjelaskan bahwa tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur, yakni Ki Ageng Jaka Tarub dan Dewi Nawang Wulan, sekaligus mengenang sejarah berkembangnya kerajaan Islam di Tanah Jawa.


Prosesi Doa di Depan Makam Ki Ageng Tarub.

“Dalam rangka memperingsti haul leluhur dalem Ki Ageng Tarub Setiap tahun Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningratmenyampaikan beberapa utusan dan abon-abon untuk nyekar sekaligus doa kepada Ki Ageng Tarub yang menurunkan dinasti Mataram termasuk Kraton Surakarta,” jelas KGPH Dipokusumo.

“Tujuan haul ini untuk mengingat asal usul para leluhur yangberkaitan dengan nilai sejarah. Dan di Kraton Surakarta masih ada peninggalannya yakni sebuah dandang yang digunakan untuk masak setiap delapan tahun sekali tepatnya bulan Maulud,”pungkasnya.

Usai berziarah di Makam Ki Ageng Jaka Tarub, rombongan keluarga Kraton Surakarta melanjutkan doa ke Makam Ki Ageng Bondan Kejawan, putra Ki Ageng Jaka Tarub, yang berada di sisi selatan kompleks makam.

 

 

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut