Tersinggung Knalpot Motor, Pria di Boyolali Tusuk Pemotor hingga Pisau Patah di Perut
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Aksi penusukan berdarah terjadi di Jalan Jatinom–Boyolali, Dukuh Gumulan, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Seorang pemotor berinisial BA (23) ditusuk dua kali di bagian perut oleh BAP (30), yang ternyata merupakan residivis kasus pembunuhan di Riau.
Akibat serangan tersebut, bilah pisau sepanjang 19,5 sentimeter patah dan sebagian mata pisau tertinggal di rongga perut korban. Pelaku kini telah ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Boyolali.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Insiden bermula ketika tersangka menenggak minuman keras bersama sejumlah temannya di sebuah warung es teh di Desa Butuh, Mojosongo, sejak Sabtu (17/10/2026) malam.
Sekitar pukul 01.45 WIB, tersangka berniat pulang ke rumah calon istrinya di wilayah Ngaduman, Mojosongo. Saat melintas di persimpangan Logerit atau Tugu Keris Mojosongo, tersangka berpapasan dengan korban yang mengendarai Kawasaki Ninja 2-Tak.
Korban disebut mendahului kendaraan tersangka sambil menggeber knalpot. Tindakan tersebut membuat tersangka tersinggung hingga nekat mengejar korban.
Setibanya di Dukuh Gumulan, tersangka memotong laju sepeda motor korban hingga berhenti mendadak. Keduanya kemudian terlibat adu mulut dan perkelahian setelah tersangka memukul kepala korban.
"Perkelahian sempat dilerai warga yang melintas. Namun, tersangka masih belum terima lalu mengambil pisau yang berada di dasbor motornya," ujar Indra saat konferensi pers di Mapolres Boyolali, Kamis (29/10/2026).
Tersangka kemudian menusukkan pisau ke perut kiri korban sebanyak dua kali. Melihat korban bersimbah darah, tersangka panik dan membuang gagang pisau ke semak-semak.
Untuk menghambat korban mengejarnya, tersangka juga menabrakkan sepeda motornya ke kendaraan korban sebelum melarikan diri ke arah barat.
Editor: Tata Rahmanta