Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Keluarga Miskin di Grobogan Dicoret dari Bansos, Rumah Reyot dan Hanya Mengandalkan Jualan Mi Ayam
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Bansos Salah Sasaran, Pemkab Kulonprogo Terapkan Pendaftaran Berbasis Biometrik

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:41 WIB
  • author Kuntadi
Cegah Bansos Salah Sasaran, Pemkab Kulonprogo Terapkan Pendaftaran Berbasis Biometrik
Pemkab Kulonprogo memaksimalkan sosialisasi Perlindungan Sosial yang pendaftarannya bisa diakses melalui handphone. (foto: istimewa)

KULONPROGO, iNewsboyolali.id -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo resmi mengintegrasikan sistem bantuan sosial (bansos) dengan data kependudukan berbasis biometrik. Sistem Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) ini dirancang untuk menutup celah kepemilikan data ganda sekaligus memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Narasumber Disdukcapil Kulonprogo, Candra Hermanto, menyatakan validasi biometrik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjadi fondasi utama sistem baru ini. Hingga akhir September 2026, perekaman biometrik warga Kulon Progo telah mencapai 99,31 persen (351.539 jiwa).

"Perekaman biometrik memastikan setiap warga hanya memiliki satu NIK tunggal. Ini efektif meminimalkan potensi kesalahan identifikasi penerima bantuan," terang Candra saat sosialisasi di Aula Adikarta, Jumat (30/10/2026).

Masyarakat kini bisa mendaftar bansos mandiri via gawai dan mengetahui kelayakannya dalam waktu kurang dari 5 menit. Kendati demikian, pendaftar di Kulon Progo baru mencapai 22.575 KK (14,13%) dari total 159.770 KK.

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas PPPA Kulon Progo, Dian Putera Karana, menegaskan jajarannya mengejar tenggat waktu pendataan hingga akhir 2026. "Penyelesaian pendaftaran ini wajib tuntas paling lambat 31 Desember 2026," tegas Dian.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kominfo Kulon Progo, Akhmad Tribiyanto, mewanti-wanti masyarakat agar menjaga keamanan data pribadi saat mengakses layanan digital ini.

"Manfaatkan situs resmi dan jangan sembarang klik link tak dikenal. Perlindungan data masyarakat sama pentingnya dengan keberhasilan pendataan ini," pungkas Akhmad.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut