Baru Diisi 5.000 Anak Ayam, Kandang di Boyolali Ludes Terbakar
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id– Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Dukuh Daleman RT 002/RW 001, Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2026) dini hari. Ironisnya, kandang tersebut baru saja diisi sekitar 5.000 ekor anak ayam pada Kamis (29/10/2026) malam.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian itu, hampir separuh anak ayam di dalam kandang dilaporkan mati terpanggang. Sementara sekitar 3.000 ekor lainnya berhasil diselamatkan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Boyolali, Supriyono, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga bernama Anik Lestari sekitar pukul 03.00 WIB.
"Benar, tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIB kami menerima laporan dari warga atas nama Anik Lestari terkait kebakaran kandang ayam di Daleman, Desa Sidomulyo, Ampel," ujar Supriyono saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).
Menurut Supriyono, kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang karyawan kandang yang sedang tidur. Karyawan tersebut terbangun setelah merasakan hawa panas yang tidak biasa.
Saat keluar untuk memastikan kondisi di sekitar kandang, dia justru mendapati kobaran api sudah membesar di salah satu bagian bangunan.
"Merasa terlalu panas, pegawai tersebut kemudian keluar dari tempat tidurnya. Ternyata api sudah membesar di salah satu bagian kandang," jelasnya.
Melihat kejadian tersebut, karyawan langsung meminta pertolongan warga sekitar. Laporan kemudian diteruskan ke petugas Damkar Boyolali.
Mendapat laporan kebakaran, Regu 01 Damkar Boyolali segera diterjunkan ke lokasi menggunakan mobil suplai bernomor polisi AD 8044 XD. Petugas juga dibantu personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali untuk menjinakkan api.
Supriyono memastikan tidak ada korban jiwa manusia dalam peristiwa tersebut. Dia juga meluruskan informasi mengenai jumlah ayam yang mati terbakar. Dari total sekitar 5.000 ekor anak ayam, lebih dari separuhnya berhasil diselamatkan.
"Jadi memang tidak semuanya mati. Tadi saya tanyakan, separuh lebih bisa tertolong. Ayamnya ada sekitar 5.000 ekor dan baru diisikan tadi malam, jadi masih kecil-kecil," ungkapnya.
Editor: Tata Rahmanta