PMI Boyolali Gandeng Pemkab dan Lintas Sektor, Perkuat Benteng Hadapi Ancaman Epidemi hingga Pandemi
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadapi ancaman Kejadian Luar Biasa (KLB), epidemi, hingga pandemi. Penguatan kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara PMI Kabupaten Boyolali dan Pemerintah Kabupaten Boyolali yang kemudian diimplementasikan melalui PKS dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program tersebut menjadi bagian dari implementasi Global Thematic Programmatic Partnership (GTP) yang didukung International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan European Civil Protection and Humanitarian Aid Operations (ECHO) melalui PMI Pusat.
Sebanyak 52 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas perwakilan PMI Pusat, IFRC, PMI Provinsi Jawa Tengah, pengurus dan staf PMI Kabupaten Boyolali, kepala unit, relawan, Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT), hingga perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Boyolali.
Diseminasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak mengenai isi MoU dan PKS, memperjelas pembagian tugas masing-masing instansi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan, deteksi dini, dan penanganan epidemi maupun pandemi dengan pendekatan One Health.
Editor : Tata Rahmanta