Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peduli Warga Kekeringan, Relawan Squad Indonesia Salurkan Air Bersih ke Lereng Merapi Boyolali
Advertisement . Scroll to see content

PMI Boyolali Gandeng Pemkab dan Lintas Sektor, Perkuat Benteng Hadapi Ancaman Epidemi hingga Pandemi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:03 WIB
  • author Tata Rahmanta
PMI Boyolali Gandeng Pemkab dan Lintas Sektor, Perkuat Benteng Hadapi Ancaman Epidemi hingga Pandemi
Foto bersama peserta Diseminasi MoU dan PKS kesiapsiagaan epidemi dan pandemi yang digelar PMI Kabupaten Boyolali bersama para pemangku kepentingan, Jumat (24/7/2026). Foto: Ist/

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadapi ancaman Kejadian Luar Biasa (KLB), epidemi, hingga pandemi. Penguatan kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Diseminasi Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar pada Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara PMI Kabupaten Boyolali dan Pemerintah Kabupaten Boyolali yang kemudian diimplementasikan melalui PKS dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Program tersebut menjadi bagian dari implementasi Global Thematic Programmatic Partnership (GTP) yang didukung International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dan European Civil Protection and Humanitarian Aid Operations (ECHO) melalui PMI Pusat.

Sebanyak 52 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas perwakilan PMI Pusat, IFRC, PMI Provinsi Jawa Tengah, pengurus dan staf PMI Kabupaten Boyolali, kepala unit, relawan, Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT), hingga perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Boyolali.

Diseminasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak mengenai isi MoU dan PKS, memperjelas pembagian tugas masing-masing instansi, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan, deteksi dini, dan penanganan epidemi maupun pandemi dengan pendekatan One Health.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut