PMI Boyolali Gandeng Pemkab dan Lintas Sektor, Perkuat Benteng Hadapi Ancaman Epidemi hingga Pandemi
Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari PMI Pusat, IFRC, PMI Kabupaten Boyolali, Bagian Tata Pemerintahan Setda Boyolali, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali. Materi yang disampaikan meliputi peran masing-masing sektor dalam penanganan KLB, implementasi MoU dan PKS, hingga penyusunan komitmen bersama untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah.
Ketua PMI Kabupaten Boyolali, Sunarno, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi epidemi dan pandemi tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintah, PMI, dan masyarakat.
"MoU dan Perjanjian Kerja Sama yang telah disusun bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi komitmen bersama dalam memperkuat sistem kesiapsiagaan daerah. Melalui kegiatan diseminasi ini, kami berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama mengenai peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga koordinasi dalam pencegahan, deteksi dini, dan respons terhadap kejadian luar biasa dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan," jelasnya.
Editor : Tata Rahmanta