Menteri HAM Sebut Makanan Tidak Higienis Jadi Penyebab Keracunan di Grobogan

Rustaman Nusantara
Menteri HAM kunjungi Santri Yang Keracunan di Ruang Perawatan RSUD dr. Soedjati Purwodadi. (Foto:iNews).

GROBOGAN, iNewsBoyolali.id– Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut makanan yang tidak higienis menjadi penyebab utama kasus keracunan massal yang menimpa ratusan santri pondok pesantren dan siswa sekolah dasar di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Natalius Pigai saat menjenguk belasan pasien korban keracunan yang masih menjalani perawatan di RSUD dr. Soedjati Purwodadi, Selasa siang. Menurutnya, makanan yang dikonsumsi para korban tidak memenuhi standar kebersihan sehingga berpotensi terkontaminasi bakteri.

Kunjungan Menteri HAM diawali dengan menyambangi santri Pondok Pesantren Miftahul Huda, Desa Ngroto, Kecamatan Gubug. Dalam kunjungannya, Natalius Pigai berkomunikasi langsung dengan para pasien dan memberikan dukungan moril agar para korban tetap semangat dan tidak mengalami trauma ke depannya.

“nanti santri kalau sudah sembuh ini tidak trauma dan bisa sekolah lagi,” ucap Natalius.

Dari keterangan para santri, seluruh korban mengalami gejala serupa, seperti pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan. Para santri pertama kali dilarikan ke RSUD Getas Pendowo, Gubug, pada Sabtu siang lalu. Sebanyak 29 santri kemudian dirujuk ke RSUD dr. Soedjati Purwodadi pada malam harinya untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif.

Natalius Pigai menyatakan, keracunan yang dialami ratusan siswa dan santri di wilayah Gubug diduga kuat disebabkan oleh makanan tidak higienis yang diproduksi oleh SPPG Sami Kaya Food, Kwaron, Kecamatan Gubug. Ia menilai fasilitas serta proses pengolahan makanan tidak memenuhi standar kelayakan, sehingga makanan mudah terkontaminasi bakteri.

 “ Setelah saya evaluasi makanan yang tidak higienis ini bersumber masalah dari makanan dari SPPG ” tambahnya.

 

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network