Perang Sarung di Grobogan Pelajar SMP Tewas Akibat Luka Serius di Kepala, Polisi Amankan 5 Pelaku

Rustaman Nusantara
Suasana Rumah Duka Remaja Korban Tawur Sarung. Keluarga Menunggu Kedatangan Jenazah Zaki Dari RSUD Dokter Soedjati Purwodadi. Foto:iNews

GROBOGAN, iNewsBoyolali.id– Seorang remaja di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tewas diduga akibat pukulan saat terlibat aksi perang sarung bersama sejumlah temannya. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi untuk menjalani autopsi, sementara polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Peristiwa tawuran sarung tersebut terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB di lapangan Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, Grobogan. Dalam aksi itu, sekelompok remaja menggunakan sarung yang telah dimodifikasi sebagai alat untuk saling menyerang.

Korban diketahui bernama Zaki Mandala Rifky, seorang pelajar kelas IX SMP di Karangrayung. Ia mengalami luka serius setelah menerima beberapa pukulan di bagian kepala dan tubuh. Saat kejadian, lokasi dalam kondisi sepi sehingga tidak ada warga yang mengetahui peristiwa tersebut.

Setelah korban dalam kondisi kritis, para pelaku mengantarkan Zaki ke rumahnya. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Warga setempat, Guntur, mengaku terkejut saat mendengar teriakan histeris dari rumah korban dan baru mengetahui bahwa korban meninggal dunia akibat tawuran sarung bersama lima remaja lainnya.

“Semua warga di sekitar lapangan sini tidak ada yang mengetahui. Tahu-tahu terdengar suara teriakan dan tangis dari arah rumah korban. Setelah disitu baru saya tahu kalau korban sudah meninggal karena tawur sarung,” ucap Guntur.

Pihak keluarga korban juga tidak mengetahui bahwa Zaki keluar rumah pada malam kejadian. Mereka baru mengetahui setelah korban diantar pulang oleh para pelaku bersama sepeda motornya. Tidak percaya dengan kejadian tersebut, keluarga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

“ Saya tidak tahu kalau adik saya keluar rumah dan ikut tawur sarung. Saya tahu setelah adik saya diantar kerumah dan sudah dalam kondisi meninggal,” jelas Idam.

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network