Ribuan Warga Padati Tradisi Lamporan di Blora, Aksi Sembur Obor dan Barongan Jadi Daya Tarik Utama
BLORA, iNewsBoyolali.id – Ribuan warga memadati ruas jalan di Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, untuk menyaksikan tradisi Lamporan yang digelar pada Kamis malam.
Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai wilayah membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan.
Tradisi tahunan yang digelar setiap bulan Suro tepat pada malam Jumat Legi tersebut menampilkan arak-arakan obor, cambuk atau pecut, serta iringan kesenian barongan yang menjadi ciri khas masyarakat setempat.
Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian adalah aksi sembur obor yang dilakukan para peserta di sepanjang rute kirab.
Pertunjukan tersebut menjadi magnet bagi masyarakat yang rela berdesakan untuk menyaksikannya secara langsung.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, tradisi Lamporan merupakan ritual tolak bala yang bertujuan mengusir pagebluk atau mara bahaya agar tidak mengganggu kehidupan warga.
Selain itu, tradisi ini juga menjadi bentuk doa dan harapan agar hasil pertanian masyarakat melimpah serta warga diberikan kesehatan dan dijauhkan dari berbagai penyakit.
Prosesi Lamporan diawali dengan barisan pembawa obor dan pecut yang berada di bagian terdepan, kemudian diikuti kelompok kesenian barongan serta peserta kirab lainnya yang berjalan mengelilingi wilayah kelurahan.
Lurah Kunden, Sri Winarni, mengatakan tradisi Lamporan merupakan warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat setempat dari generasi ke generasi.
Harapannya tradisi yang rutin digelar setiap bulan Suro pada malam Jumat Legi ini, dapat semakin dikenal luas dan menjadi ikon budaya Kelurahan Kunden maupun Kabupaten Blora", ungkapnya, Kamis (3/7) malam.
Selain sebagai ritual budaya, pelaksanaan Lamporan juga diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan serta memperkenalkan kekayaan tradisi lokal Blora kepada masyarakat yang lebih luas.
Editor : Tata Rahmanta