Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bahan Makanan Digelar di Depan Toilet Viral Usai 225 Siswa SMAN 1 Tunjungan Sakit, SPPG Ditutup Perm
Advertisement . Scroll to see content

Hanya Dapat 4 Murid, SD Negeri di Blora Terancam Hilang

Selasa, 09 Juni 2026 | 08:41 WIB
  • author Heri Purnomo
Hanya Dapat 4 Murid, SD Negeri di Blora Terancam Hilang
SD N 2 Tempel, Jepon, Blora, Terancam Tutp dan Diregroup Karena Kekurangan Murid. Foto: iNews

BLORA, iNewsBoyolali.idSD Negeri 2 Tempel, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, terancam ditutup pada tahun ajaran baru 2026/2027. Sekolah tersebut rencananya akan diregrouping atau digabung dengan SD Negeri 1 Tempel karena minimnya jumlah siswa.

Saat ini total siswa yang belajar di SDN 2 Tempel hanya 47 anak dari kelas I hingga kelas VI. Kondisi itu semakin diperparah dengan rendahnya jumlah peserta didik baru pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini yang hanya mencapai empat siswa.

Kepala SDN 2 Tempel, Wahyuningsih, mengatakan pihak sekolah telah menerima rencana regrouping yang akan dilakukan pemerintah. Apalagi jarak antara SDN 2 Tempel dan SDN 1 Tempel relatif dekat, yakni sekitar 300 meter.

Menurutnya, jumlah siswa yang terus menurun menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah. Meski demikian, proses belajar mengajar tetap berjalan normal sambil menunggu keputusan resmi terkait penggabungan sekolah.

"Kalau memang nantinya harus diregrouping, kami mengikuti kebijakan yang ada. Yang terpenting hak siswa untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi," ujarnya.

Rencana regrouping sekolah dasar di Blora dilakukan sebagai upaya penataan satuan pendidikan yang mengalami kekurangan peserta didik. Selain untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, langkah tersebut juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan tenaga pendidik dan sarana pendidikan yang tersedia.

Keputusan regrouping SDN 2 Tempel dengan SDN 1 Tempel masih menunggu proses dan kajian lebih lanjut dari pemerintah daerah. Namun, minimnya jumlah siswa baru menjadi salah satu indikator kuat perlunya penggabungan kedua sekolah tersebut.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut