get app
inews
Aa Text
Read Next : FEB UNS Ajak Generasi Muda Inovasikan Fintech untuk Dampak Sosial

Usung Tema SDGs, UNS Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Periode 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 22:51 WIB
header img
Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si secara simbolis melepas mahasiswa peserta KKN Periode Juli–Agustus 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (7/7/2026). Foto: Ist.

SOLO, iNewsBoyolali.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melepas 2.914 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode Juli–Agustus 2026. Acara pelepasan berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (7/7/2026).

Mahasiswa melaksanakan KKN selama 45 hari, mulai 7 Juli hingga 21 Agustus 2026. Tema KKN adalah "Penguatan Kapasitas Masyarakat Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Desa". 

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., IPU., menyampaikan, pelaksanaan KKN tahun ini melibatkan 110 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang mendampingi 306 kelompok KKN. Seluruh kelompok tersebut ditempatkan di 28 kabupaten yang tersebar di empat provinsi di Pulau Jawa.

Sebaran lokasi KKN meliputi 218 kelompok di Jawa Tengah, 47 kelompok di Jawa Timur, 32 kelompok di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan 9 kelompok di Jawa Barat. Melalui penyebaran tersebut, UNS terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pada periode ini, KKN UNS mengembangkan berbagai tema kemitraan yang berfokus pada penguatan kapasitas masyarakat, mulai dari pengembangan sektor pertanian, pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan UMKM, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi kreatif, ketahanan pangan, hingga penguatan literasi dan tata kelola pemerintahan desa. Seluruh tema dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Selain program KKN reguler, UNS juga menjalankan sejumlah program kemitraan strategis. Program KKN Literasi bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dilaksanakan di 65 lokasi, terdiri atas 38 lokasi di Kabupaten Sragen dan 27 lokasi di Kabupaten Karanganyar. UNS juga melaksanakan Program Supporting Mitra bersama PT Pertamina Patra Logistik di 8 lokasi KKN, serta Program Desa Binaan UNS–BPJS Ketenagakerjaan di 6 desa melalui program "Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan". 

Pelaksanaan KKN tahun ini juga memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. UNS bekerja sama dengan Universitas Tidar, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Muhammadiyah Gombong, Universitas Gadjah Mada, IPB University, dan Universitas Kristen Duta Wacana pada sejumlah lokasi KKN di Kabupaten Magelang, Kebumen, Boyolali, dan Pacitan. 

“Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkaya inovasi serta meningkatkan dampak program pemberdayaan masyarakat,” terang Prof. Dody.

Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si  menegaskan bahwa pelaksanaan KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada sekadar menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik. Perguruan tinggi juga harus melahirkan lulusan yang memiliki kepekaan sosial melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Melalui pengabdianlah ilmu pengetahuan menemukan maknanya. Ilmu yang hanya berhenti di ruang kelas akan menjadi pengetahuan, tetapi ilmu yang hadir di tengah masyarakat akan berubah menjadi kemanfaatan," ujar Prof. Hartono.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan kebijakan Kampus Berdampak yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dalam paradigma tersebut, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik maupun jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan masyarakat, memperkuat pembangunan desa, mengembangkan ekonomi lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). 

Editor : Tata Rahmanta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut