BLORA, iNewsBlora.id – Krisis air bersih masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, meskipun hujan mulai turun di beberapa daerah.
Kondisi tersebut terlihat di Desa Ngampon, Kecamatan Jepon, saat lima tangki bantuan air ludes diserbu warga.
Bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional.
Sebanyak 400 tangki air bersih disiapkan melalui kolaborasi TNI-Polri, Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora, instansi pemerintah, serta berbagai organisasi wanita.
Ketua TP-PKK Kabupaten Blora sekaligus Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat, Ainia Salichah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurut Ainia, penanganan krisis air bersih membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, pihaknya menggandeng berbagai instansi dan organisasi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.
"Kami ingin mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama peduli dan membantu masyarakat yang masih mengalami krisis air bersih. Persoalan ini tidak bisa ditangani sendiri, sehingga dibutuhkan kebersamaan dan gotong royong agar bantuan bisa menjangkau warga yang membutuhkan," ujar Ainia Salichah, Rabu (4/11).
Antusiasme warga terlihat saat bantuan air bersih tiba di Desa Ngampon. Dalam waktu singkat, lima tangki air yang disalurkan langsung habis dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Salah seorang warga Desa Ngampon, Saidan, mengaku sudah sekitar lima bulan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Selama ini, ia harus bolak-balik mengambil air dari sumur yang berada di tengah area persawahan dengan jarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.
"Sudah sekitar lima bulan mengalami kesulitan air. Setiap hari harus bolak-balik mengambil air di sumur tengah sawah, jaraknya kurang lebih satu kilometer," ungkap Saidan.
Bagi warga, bantuan air bersih tersebut sangat berarti karena dapat meringankan beban mereka yang selama berbulan-bulan harus mencari sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain menyalurkan bantuan air bersih, dibagikan juga ratusan galon bekas air mineral untuk menampung air dirumah warga.
Meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah, kondisi tersebut belum sepenuhnya mengakhiri krisis air bersih di Kabupaten Blora.
Bantuan dari berbagai pihak masih dibutuhkan agar masyarakat terdampak dapat memenuhi kebutuhan air bersih secara layak
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
