Enam Embung di Boyolali Mengering, Pudam Pastikan Air Pelanggan Aman hingga Akhir 2026

Tata Rahmanta
Petugas Pudam Tirta Ampera Boyolali mengecek instalasi pipa air bersih, Senin (5/10/2026). Foto : iNewsBoyolali.id

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id — Musim kemarau panjang membuat enam dari delapan embung yang dikelola Perumda Air Minum (Pudam) Tirta Ampera Boyolali mengalami kekeringan. Meski demikian, perusahaan daerah tersebut memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan masih aman hingga akhir 2026.

Direktur Utama Pudam Tirta Ampera Boyolali, Iwan Marwanto, mengatakan sejumlah sumber air baku mengalami penurunan debit, terutama sumber air permukaan yang mengandalkan rembesan.

Namun, kondisi tersebut sejauh ini belum mengganggu pelayanan kepada pelanggan. Pudam juga melakukan sejumlah rekayasa aliran untuk menjaga distribusi air tetap berjalan.

"Untuk pelanggan Pudam, sampai dengan bulan Oktober saat ini masih aman. Sampai nanti akhir tahun juga masih aman, walaupun memang ada beberapa sumber yang mengalami drop air, terutama sumber air dari permukaan yang merembes," ujar Iwan, Senin (5/10/2026).

Selain mempertahankan distribusi kepada pelanggan, Pudam Tirta Ampera juga ikut membantu penanganan kekeringan di sejumlah wilayah Boyolali. Penyaluran air bersih dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hingga saat ini, sekitar 200 hingga 300 tangki air bersih telah didistribusikan. Setiap tangki memiliki kapasitas sekitar 5.000 liter.

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network