"Namun ternyata penyetelannya kegedean. Akibatnya terjadi kontaminasi antara lumut dengan gas klor sehingga bercampur menjadi satu," imbuhnya.
Setelah mengetahui penyebabnya, petugas langsung melakukan perbaikan sekitar pukul 10.00 WIB. Meski demikian, air yang telah terkontaminasi sebelumnya telanjur masuk ke jaringan distribusi sehingga masih mengalir ke rumah-rumah pelanggan.
"Perbaikannya sudah dilakukan tadi jam 10.00 WIB. Sekarang airnya sebenarnya sudah berangsur normal kembali. Jadi sudah aman," katanya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
