Kondisi Geografis Rawan Bencana, Komisi A DPRD DIY Desak Anggaran Mitigasi Ditambah 

Kuntadi
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mendorong anggaran mitigasi bencana di DIY ditambah.. (foto: istimewa)

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id - Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menambah alokasi anggaran penanggulangan bencana pada APBD. Pemda juga harus meningkatkan penguatan kapasitas warga melalui pelatihan, simulasi, dan penyediaan sarana prasarana penanganan bencana berbasis kelurahan serta kalurahan.

Menurut Eko, kondisi geografis DIY memiliki tingkat kerawanan tinggi, mulai dari keaktifan Gunung Merapi, keberadaan Sesar Opak penyebab gempa, hingga ancaman potensi megathrust di Pantai Selatan dan bencana hidrometeorologi.

"DIY punya keindahan alam, tapi potensi ancaman bencananya nyata,” katanya, Senin (7/9/2026). 

Pemda DIY, kata dia, harus menumbuhkan ketangguhan masyarakat melalui pelatihan, simulasi, dan dukungan peralatan yang memadai. Sedangkan rancangan anggaran penanggulangan bencana DIY tahun 2027 hanya sebesar Rp18,3 miliar. Dari total dana tersebut, alokasi program penanggulangan bencana hanya sebesar Rp2 miliar.

Secara khusus, porsi penyediaan peralatan perlindungan bencana tahun 2027 sebesar Rp690,9 juta hanya ditargetkan untuk 25 keluarga. Sementara alokasi logistik penyelamatan sebesar Rp537,8 juta diproyeksikan cuma mencakup 500 orang.

“Anggaran ini masih minim dan perlu ditingkatkan,” tutur Ketua DPC PDIP kota Yogyakarta ini.

Komisi A DPRD DIY mendorong Pemda DIY untuk segera menambah anggaran pelatihan mitigasi bencana di tingkat kalurahan dengan melibatkan pamong dan Satlinmas. Pemda juga harus memperketat penegakan peraturan daerah terkait tata ruang, seperti menindak pembangunan komersial di sempadan pantai atau area resapan air.

“Perguruan tinggi perlu dilibatkan melalui KKN tematik kebencanaan dan kewajiban standar keamanan bencana bagi dunia usaha juga harus diperhatikan,” ujarnya.  
 

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network