KULONPROGO, iNewsboyolali - Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPS Akuntansi) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyulap kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Buah kelapa diolah menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dan limbahnya dijadikan kerupuk yang memiliki nilai jual.
Selama ini produk kelapa cukup melimpah di wilayah Kabupaten Kulonprogo, khususnya di Padukuhan IV dan XI Kalurahan Depok, Panjatan. Satu butir kelapa hanya laku dijual Rp2.000.
Atas kondisi ini para mahasiswanya berupaya meningkatkan nilai ekonomi dan mmebantu masyarakat lebih produktif. Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), mereka menggelar pelatihan VCO dan kerupuk ampas. Program strategis yang didanai oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Dikti ini mendapat rsspons positif dair ibu-ibu PKK.
Ketua PPK Ormawa HMPS Akuntansi UMBY, Zenobus Meo Pasu langsung turun mendampingi warga. Proses pembuatan VCO ini menggunakan metode alami tanpa pemanasan untuk menjaga kualitas nutrisinya.
Pertama kali buah kelapa diparut dan diperas untuk diambil santannya. Selanjutnya santan ini didiamkan selama satu malam sehingga terjadi pemisahan alami antara air, krim dan lapisan minyak murni VCO yang siap dipasarkan.
"Di sini potensi kelapa cukup melimpah. Pengolahan VCO ini bisa membuka peluang usaha baru serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan," ujarnya, Senin (20/7/2026).
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
