Keluhan juga datang dari Ketua PGIN Boyolali, Fatoni Afif Fauzi. Guru madrasah sejak 2003 ini mengungkapkan bahwa gaji sebagai guru inpassing sekitar Rp2 juta per bulan belum mencukupi kebutuhan keluarga dengan empat anak yang masih bersekolah.
“untuk menambah penghasilan, saya beternak ayam petelur di rumah, kalau hanya mengandalkan gaji guru inpassing jelas tidak cukup,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Rahman Velani, guru inpassing asal Sumenep, Jawa Timur. Mengabdi sejak 2001, Rahman mengaku harus berjualan gorengan sepulang mengajar demi mencukupi kebutuhan keluarga.
“seusai pulang sekolah terpaksa jualan gorengan hingga malam hari,”ungkapnya
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
