Tren Belanja Online Meningkat, Bisnis Logistik Jembatani Pemasaran Produk UMKM

Kuntadi
Wanda Yuanita Saputri menunjukkan tas batik miliknya yang banyak diminati konsumen. (Foto: istimewa).

YOGYAKARTA, iNewsboyolali.id -  Keberadaan pasar konvensional kini mulai tergerus dengan bisnis online. Orang jadi lebih mudah berbelanja cukup dengan mengandalkan gawai.

Tren belanja online, kini telah menjadi bagian kehidupan masyarakat. Bukan hanya orang tua, remaja hingga anak-anak terbiasa dengan berbelanja online. Para pelaku UMKM juga mulai memidik pasar online sebagai ujung tombak penjuala mereka.

Belanja online secara tidak langsung telah melahirkan bisnis baru berupa jasa pengiriman atau logistik. Banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan jasa mereka untuka mengirimkan produk kepada pembeli. Selain prosesnya mudah, biaya juga terjangkau.

Hal inilah yang melatarbelakangi Syaiful Lukman Al Amari untuk membuka jasa pengiriman. Dia melihat peluang pasar yang sangat terbuka dengan tingkat risiko yang rendah. 

“Awalnya saya tertarik dengan aktivitas bisnis UMKM di Yogyakarta,” katanya. 


Berangkat dari pengamatan tersebut, Syaiful memutuskan membuka agen Lion Parcel untuk mengawali bisnisnya. Dia memilih Lion Parcel karena memiliki akses armada pesawat dalam ekosistem Lion Group, serta proses pendaftaran agen yang terjangkau. Biaya pengirikam juga sangat kompetitig mulai dari Rp6.000 dengan berbagai jenis layanan tersedia.

Menurutnya, membuka agen Lion Parcel memberinya banyak pengalaman baru. Dia jadi memiliki banyak relasi, bertemu banyak pelaku usaha, dan ikut membantu mereka dari sisi logistik agar bisnisnya bisa terus berjalan dan berkembang.

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network