Geger! Mayat Pria dengan Kaki Terikat Ditemukan di Bagasi Mobil yang Diparkir di Pekarangan Warga
GROBOGAN, iNewsBoyolali.id – Warga Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang disembunyikan di dalam bagasi sebuah mobil Honda Jazz berwarna abu-abu, Kamis (6/8/2026) malam.
Mobil tersebut diketahui telah terparkir di pekarangan warga sejak Kamis pagi. Awalnya, warga tidak menaruh curiga meski sempat melihat dua pria keluar dari mobil. Keduanya bahkan terlihat melepas pakaian yang dikenakan lalu membakarnya di tempat sampah sebelum meninggalkan lokasi sambil berjalan kaki membawa tas.
Kecurigaan baru muncul setelah kendaraan itu tidak kunjung dipindahkan hingga seharian. Seorang warga, Didik Indrawan, kemudian bersama warga lainnya mendekati mobil dan menemukan ceceran darah di bawah bagian bagasi.
“Saya amati terus dari teras rumah, ada dua orang yang keluar dari dalam mobil kemudian lepas baju dan kemudian dibakar. Mereka kelihatan panik dan kemudian berjalan kaki meninggalkan mobil, “ungkap Didik Indrawan.
Karena curiga, warga membuka paksa bagasi mobil. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan jasad seorang pria dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan dalam posisi meringkuk dengan kedua kaki terikat.
“Sudah sehari kok tidak ada tanda-tanda kedua orang tadi datang setelah didekati bau anyir menyengat muncul dan dilihat ada cecerandarah dibawah mobil. Setelah dibuka ternyata mayat,”katanya.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim Inafis Polres Grobogan bersama petugas medis kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke ambulans.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang telah dibakar, telepon genggam korban yang hangus terbakar, serta tali yang diduga digunakan untuk mengikat kaki korban.
Berdasarkan keterangan warga, pelaku diduga berjumlah dua orang. Setelah memarkir mobil, keduanya meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki sambil membawa tas.
Sementara itu, beredar dugaan di kalangan warga bahwa korban memiliki ciri-ciri yang mirip dengan bos konter telepon seluler yang sebelumnya menjadi korban perampokan di wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang. Namun, hingga kini informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan oleh pihak kepolisian.
Editor : Tata Rahmanta