Polisi Sweeping Penyusup Aksi, Temukan Ketapel, dan Bom Molotov

GROBOGAN, iNewsBoyolali.id - Menjelang aksi unjuk rasa mahasiswa di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Minggu siang, aparat kepolisian melakukan sweeping di sekitar Mapolres dan Alun-alun Purwodadi. Dalam operasi tersebut, sejumlah warga dan pelajar diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam, ketapel, hingga bom molotov.
Petugas Polres Grobogan melakukan pemeriksaan sejak siang hingga sore hari. Polisi menemukan sebuah bom molotov yang disimpan di dalam jok sepeda motor milik dua pelajar. Keduanya langsung digelandang ke Polsek Purwodadi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, sweeping di sekitar kantor DPRD Grobogan juga berhasil mengamankan beberapa warga yang diduga hendak menyusup dalam aksi damai mahasiswa. Dari tangan mereka, polisi menyita senjata tajam serta ketapel yang disembunyikan di dalam tas.
Setelah situasi kondusif, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Grobogan melanjutkan konvoi menuju Mapolres. Di hadapan aparat, mereka menuntut agar oknum Brimob yang diduga melindas seorang pengemudi ojek online segera ditindak tegas. Kapolres Grobogan menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke Mabes Polri.
Usai berorasi di depan Mapolres, massa melanjutkan long march menuju kantor DPRD Grobogan. Koordinator lapangan aksi, Ahmad Saputra, menyampaikan bahwa tuntutan utama mahasiswa adalah perampasan aset pejabat yang terbukti melakukan korupsi.
“Kami mendesak anggota dewan menandatangani dan menyetujui tuntutan ini, jika tidak maka kami akan turun dengan massa lebih besar,” tegas Ahmad Saputra.
Editor : Tata Rahmanta