Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 14 Hari Dicari, Jenazah Korban KM Virgo Asal Boyolali Akhirnya Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Kemarau Panjang Ancam Pasokan Air Boyolali, PUDAM Siapkan Skema Gilir Aliran untuk Ribuan Pelanggan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:21 WIB
  • author Tata Rahmanta
Kemarau Panjang Ancam Pasokan Air Boyolali, PUDAM Siapkan Skema Gilir Aliran untuk Ribuan Pelanggan
Direktur Utama PUDAM Tirta Ampera Boyolali Iwan Marwanto, Selasa (21/7/2026). (Foto: Istimewa).

Sebagai langkah antisipasi, PUDAM mengalihkan pasokan dari sumber air yang debitnya masih mencukupi ke wilayah yang mulai mengalami penurunan ketersediaan air.

"Ada sumber air yang berlebih, ini sedang kita usahakan dan rekayasa alirannya supaya bisa menyuplai daerah yang sumber air bakunya terpengaruh kemarau," jelas Iwan.

Saat ini, Kecamatan Ampel menjadi salah satu wilayah yang telah menerapkan sistem penggiliran aliran karena memiliki debit sumber air yang terbatas dan belum didukung jalur distribusi alternatif.

Selain itu, PUDAM juga terus memantau kondisi embung sebagai sumber air permukaan. Embung Watu Gajah di Kecamatan Cepogo diperkirakan akan mengering pada September 2026, sedangkan Embung Melikan diprediksi habis pada Oktober hingga November 2026.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut