Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Blora Raih Penghargaan Mitra KKN Terbaik dari Universitas Budi Luhur
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hanguskan 4 Rumah dan 14 Kambing di Blora, Ini Pesan Wabup

Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:38 WIB
  • author Heri Purnomo
Kebakaran Hanguskan 4 Rumah dan 14 Kambing di Blora, Ini Pesan Wabup
Wakil Bupati Blora Salurkan bantuan Uang Kepada Korban kebakaran di Sambong, Blora, Senin (5/10) Sore. (Foto : Dok Humas /iNews)

BLORA, iNewsBlora.id– Musim kemarau membuat kondisi lingkungan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, semakin kering. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan api di sekitar rumah dan kandang ternak.

Imbauan itu disampaikan Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini saat mengunjungi korban kebakaran di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Senin (5/10/2026) sore. Dalam kunjungan tersebut, Sri Setyorini juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Baznas Kabupaten Blora kepada warga yang terdampak.

"Kemarau membuat kondisi lingkungan menjadi lebih kering dan mudah terbakar. Karena itu kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menggunakan api di sekitar rumah maupun kandang ternak. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kerugian yang besar," kata Sri Setyorini.

Api Diduga Berasal dari Jerami

Kebakaran terjadi di RT 002/RW 001 Desa Sambongrejo pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Blora, api diduga bermula dari jerami kering yang dibakar untuk menghangatkan kandang kambing. Api kemudian dengan cepat merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya.

Empat rumah milik Lasiman, Warmo, Suparlan, dan Sarimpen dilaporkan terbakar hingga habis. Sementara tiga rumah lainnya milik Jugimin, Yono, dan Marju mengalami kerusakan sebagian.

Tak hanya rumah, sejumlah ternak juga ikut menjadi korban. Warmo kehilangan delapan ekor kambing, sedangkan Sarimpen kehilangan enam ekor kambing.

Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Total kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Suparlan menjadi salah satu korban dengan kerugian terbesar. Dua rumah beserta seluruh isinya terbakar dengan kerugian sekitar Rp250 juta.

Warmo mengalami kerugian sekitar Rp150 juta akibat kehilangan rumah, dapur, delapan kambing dan berbagai perabot rumah tangga.

Sementara kerugian Lasiman diperkirakan mencapai Rp80 juta. Sarimpen mengalami kerugian sekitar Rp75 juta setelah dua rumah, seluruh isi rumah, serta enam kambing miliknya hangus terbakar.

Warga terdampak lainnya diperkirakan mengalami kerugian masing-masing sekitar Rp5 juta.

Pemkab Blora Salurkan Bantuan

Saat bertemu korban, Sri Setyorini menyampaikan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas kepada warga yang tengah menghadapi musibah.

"Mugi-mugi bantuan saking Baznas lan Pemerintah Kabupaten Blora menika saged migunani lan mbantu meringankan beban panjenengan," ujar Sri Setyorini.

Salah seorang penerima bantuan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah.

"Maturnuwun sanget. Berapapun nilai bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami musibah," katanya.

Sri Setyorini berharap para korban dapat segera bangkit setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

"Mudah-mudahan bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban warga. Kami berharap para korban diberikan kekuatan untuk bangkit kembali. Pemerintah Kabupaten Blora akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap kondisi," pungkasnya.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut