Teatrikal Budaya Semarakkan Pesta Siaga Boyolali 2026
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Pembukaan Pesta Siaga Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali Tahun 2026 berlangsung meriah di SMKN 1 Sambi, Sabtu (18/4/2026). Ratusan anggota Pramuka Siaga dari tingkat SD/MI se-Kabupaten Boyolali ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Sejak pagi hari, halaman SMKN 1 Sambi telah dipadati peserta yang tergabung dalam puluhan perindukan. Mereka hadir didampingi pembina masing-masing, menciptakan suasana semarak yang berbeda dari hari biasanya.
Kemeriahan semakin terasa saat pembukaan diwarnai pertunjukan teatrikal yang mengangkat legenda Candi Prambanan. Dua siswa tampil memerankan tokoh Bandung Bondowoso dan Rara Jonggrang, dipadukan dengan tarian semaphore. Penampilan ini juga didukung puluhan penari saman yang menambah semarak suasana.
Salah satu pemeran Rara Jonggrang, Wilda Nur’aini Sulistyo, mengaku sempat gugup saat tampil.
“Tadi kita menampilkan semaphore dance yang dipadukan dengan cerita rakyat Candi Prambanan. Meski sempat deg-degan, alhamdulillah berjalan lancar. Latihannya sekitar satu minggu, dan ini menjadi tarian pembuka pesta siaga,” ujarnya.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, yang mewakili Ketua Kwarcab Boyolali. Ia menjelaskan, kegiatan ini diikuti sekitar 800 Pramuka Siaga.
“Peserta akan mengikuti 11 taman kegiatan, seperti taman agama, taman gizi siaga, hingga taman wawasan kebangsaan. Taman gizi siaga penting agar anak-anak memahami kandungan gizi dalam makanan untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” katanya.
Ia berharap, Pesta Siaga dapat menjadi sarana pembinaan karakter dan kemandirian anak sejak dini.
Sementara itu, salah satu peserta, Muhammad Ardana Wiguna (9), mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya paling suka taman Bangga Jawa Tengah karena bisa mengenal tempat wisata. Persiapannya sekitar satu bulan dilatih guru dan pembina,” ujarnya.
Pelaksana Humas Kwarcab Boyolali, Eksani, menambahkan bahwa total terdapat 11 taman yang disiapkan panitia. Di antaranya taman moderasi beragama, taman seni budaya, taman tertib lalu lintas, hingga taman peduli lingkungan.
“Peserta terbaik akan dipilih sebagai juara tergiat satu, dua, dan tiga untuk mewakili Boyolali ke tingkat Kwarda Jawa Tengah,” ungkapnya.
Editor : Tata Rahmanta