Siasati Lahan Terbatas, Galon Bekas Jadi Kebun Hidroponik Alternatif
BANTUL, iNewsboyolali.id - Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong ketahanan pangan sejak dini. Berkolaborasi dengan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Agroteknologi UMBY menggelar pelatihan budidaya pertanian modern berbasis hidroponik bagi siswa MA Madania Bantul.
Mengusung misi kemandirian pangan berbasis sekolah, pelatihan diikuti 30 siswa serta guru dari program Agroindustri Tanaman dan Pengolahan Hasil Pertanian MA Madania. Para siswa ditantang untuk memanfaatkan barang bekas, seperti galon mineral, untuk disulap menjadi instalasi hidroponik sederhana.
“Selain memanfaatkan barang bekas, para siswa juga diperkenalkan dengan sistem modern Nutrient Film Technique (NFT),” kata Ketua Tim PkM Ummul Aiman.
Menurutnya, sistem NFT bekerja dengan mengalirkan air nutrisi secara terus-menerus melalui lapisan tipis di perakaran tanaman. Keunggulannya, pasokan oksigen dan nutrisi selalu optimal, sehingga sayuran bisa tumbuh lebih cepat dan seragam dibanding metode konvensional.
“Harapan kami siswa mampu mengaplikasikannya untuk mendukung kemandirian pangan di sekolah sekaligus memantik jiwa kewirausahaan,” katanya.
Perwakila guru MA Madania, Buya Mardiansyah, menyebut keterampilan praktis ini menjadi jawaban atas tantangan keterbatasan lahan yang dihadapi sekolah. Hidroponik dapat menjadi solusi pemanfaatan lahan terbatas sekaligus mendukung penyediaan pangan sehat di lingkungan sekolah.
“Program ini sejalan agar slogan small but beautiful dari sekolah,” katanya.
Editor : Tata Rahmanta