Belum Ada Setahun Menjabat, AKBP Indra Maulana Dimutasi Jadi Kapolres Sukoharjo

Tata Rahmanta
Usai melaksanakan acara pisah sambut, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana meninggalkan Mapolres menggunakan sepeda motor Vespa dengan membonceng sang istri, Kamis (5/11/2026). Foto: iNewsBoyolali.id

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Pergantian pucuk pimpinan Polres Boyolali berlangsung penuh haru. Sejumlah pejabat, anggota kepolisian, hingga Bhayangkari tak kuasa menahan air mata saat melepas kepergian AKBP Indra Maulana Saputra dari Mapolres Boyolali, Kamis (5/11/2026).

Indra mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Sukoharjo. Posisinya kini digantikan AKBP Christopher Adhikara Lebang yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah.

Mutasi tersebut menjadi bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Polda Jawa Tengah. Indra dipindahkan ke Sukoharjo menyusul pencopotan Kapolres sebelumnya, AKBP Andika Dharma Sena, buntut polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran pada 27 Oktober 2026.

Sebelum meninggalkan Mapolres Boyolali, Indra menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya. Dia menegaskan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjaga selama ini merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

Menurutnya, dukungan anggota kepolisian, Forkopimda, Bupati, Dandim, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.

"Saya betul-betul sudah merasa menjadi bagian dari keluarga besar di Kabupaten Boyolali ini," ujarnya.

Indra juga meminta doa agar dapat menjalankan amanah baru sebagai Kapolres Sukoharjo dengan lancar. Dia berpesan kepada jajaran Polres Boyolali agar mempertahankan kekompakan serta terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

"Insyaallah elemen dan terutama yang ada di Boyolali akan saling bahu membahu mendukung kondusivitas di wilayah Boyolali," katanya.

Sementara itu, Kapolres Boyolali yang baru, AKBP Christopher Adhikara Lebang, meminta dukungan seluruh anggota dan masyarakat dalam menjalankan tugasnya. Dia berkomitmen menjaga keamanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Kami sebagai orang baru, mohon doanya sehingga bisa mewujudkan wilayah yang kondusif," ucap Christopher.

Di hadapan wartawan, Christopher turut memperkenalkan perjalanan kariernya di kepolisian. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 tersebut mengawali penugasan di Papua selama sekitar lima tahun.

Setelah itu, dia menjalani penugasan di Lembaga Pendidikan (Lemdik) selama dua tahun, Polda Jawa Timur selama tujuh tahun, serta Polda Jawa Tengah selama empat tahun sebelum dipercaya memimpin Polres Boyolali.

Prosesi pelepasan Indra berlangsung emosional. Setelah rangkaian pisah sambut selesai, dia meninggalkan Mapolres Boyolali menggunakan sepeda motor Vespa dengan membonceng sang istri. Kepergiannya diiringi sejumlah anggota yang melepas kepergian mantan pimpinan mereka.

Diketahui, Indra belum genap satu tahun menjabat sebagai Kapolres Boyolali. Meski relatif singkat, sejumlah langkah penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan menjadi bagian dari kepemimpinannya.

Di antaranya penindakan aksi balap liar, pemberantasan peredaran narkoba, serta pengamanan berbagai agenda besar di Kabupaten Boyolali.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network