Pencurian tersebut baru diketahui ketika pihak toko melakukan pengecekan stok perhiasan pada sore hari. Saat mencocokkan jumlah barang, karyawan mendapati satu gelang emas jenis kolong tidak sesuai dengan catatan stok.
Pihak toko kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk mengetahui penyebab hilangnya perhiasan tersebut. Dari rekaman itulah, mereka menduga gelang emas tersebut dibawa oleh salah satu perempuan yang datang ke toko.
Heni menyebut gelang yang hilang memiliki berat sekitar 8–10 gram dengan perkiraan harga Rp16 juta hingga Rp18 juta.
Kasus dugaan pencurian tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Boyolali Kota juga telah mendatangi lokasi kejadian pada Jumat siang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Rekaman CCTV kini menjadi salah satu barang bukti yang digunakan untuk membantu penyelidikan. Polisi juga mendalami keterangan saksi guna mengungkap identitas serta keberadaan para terduga pelaku.
Hingga kini, penanganan kasus dugaan pencurian gelang emas tersebut masih berlangsung.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
