Ponpes di Boyolali Berencana Setop Terima MBG

Tata Rahmanta
Pengurus Yayasan Istiqomah Al Jamzury di Boyolali berencana menghentikan penerimaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto : Ilustrasi

Menurut Hanafi, apabila masih ada siswa maupun santri yang ingin tetap menerima MBG, pihak yayasan akan berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia makanan.

Namun, yayasan memberikan penegasan terkait tanggung jawab atas risiko yang mungkin terjadi.

"Kalau ada yang tetap mau, kami komunikasikan ke SPPG. Tetapi, risikonya ditanggung masing-masing," ujarnya.

Rencana penghentian penerimaan MBG tersebut mendapat perhatian dari DPRD Boyolali.

Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Suyadi, mengatakan munculnya penolakan dari sejumlah lembaga pendidikan harus menjadi bahan evaluasi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG.

Menurutnya, kekhawatiran penerima manfaat cukup beralasan setelah adanya dua kasus dugaan gangguan kesehatan yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG di Boyolali.

"Tentu ini menjadi bahan introspeksi dan evaluasi. Mengapa beberapa sekolah atau penerima manfaat sampai menolak? Hal itu tentu mengacu pada dua kasus (gangguan kesehatan) yang sudah terjadi di Boyolali," ujar Suyadi saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2026).

Editor : Tata Rahmanta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network