GROBOGAN,iNewsBoyolali.id – Kasus menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditemukan berbelatung di sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, memicu berbagai keluhan dari warga dan wali murid.
Pasca viralnya video menu MBG berupa bandeng presto yang dipenuhi belatung, sejumlah wali murid di Desa Cingkrong dan Candisari, Kecamatan Purwodadi, mulai berani menyampaikan keluhan terkait pelayanan penyedia makanan, yakni SPPG Bhakti Indonesia yang berlokasi di Desa Cingkrong.
Para wali murid mengaku sebenarnya sudah berulang kali menyampaikan protes kepada pengelola SPPG terkait kualitas makanan yang dibagikan kepada para siswa. Namun, keluhan tersebut disebut tidak pernah mendapat tanggapan.
Selain kualitas makanan yang dinilai tidak segar dan layak konsumsi, wali murid juga menyoroti nilai menu MBG yang diperkirakan tidak mencapai kurang dari delapan ribu rupiah per porsi. Kondisi tersebut, menurut mereka, sudah berlangsung cukup lama hingga akhirnya kasus bandeng presto berbelatung menjadi viral di media sosial.
Wahyu, salah satu wali murid di Desa Cingkrong, mengatakan anaknya beberapa kali menerima menu MBG yang kondisinya sudah tidak segar. Bahkan, makanan tersebut kerap dibawa pulang oleh siswa dan digunakan untuk konsumsi selama beberapa hari di rumah.
Menurut Wahyu, keluhan serupa dari para wali murid sudah muncul sejak Januari 2026, namun hingga kini belum ada perbaikan dari pihak penyedia makanan.
Sementara itu, saat didatangi untuk dimintai klarifikasi, kantor SPPG Bhakti Indonesia di Desa Cingkrong dalam kondisi tertutup. Pihak pengelola juga menolak memberikan keterangan terkait temuan bandeng presto berbelatung yang dibagikan kepada siswa di sejumlah sekolah.
Bahkan, menurut sejumlah warga, kepala SPPG disebut tidak merasa khawatir atas viralnya kasus tersebut dan justru menantang agar kejadian tersebut kembali diviralkan.
Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat setempat yang berharap adanya evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
