Dampak MBG di Blora: Ibu Rumah Tangga Punya Penghasilan, Pemuda Ogah Merantau

Heri Purnomo
SPPG Desa Bradag, Kecamatan Ngawen, Blora, Jawa Tengah. Foto: iNews

BLORA, iNewsBoyolali.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto tak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa. Di Desa Bradag, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, program ini juga menggerakkan ekonomi warga.

Warga setempat, khususnya ibu rumah tangga, kini mulai memiliki penghasilan sendiri. Sebelumnya, mereka hanya mengandalkan pemasukan dari suami. Namun dengan adanya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mereka terlibat langsung dalam aktivitas produksi makanan.

Tak hanya itu, kalangan pemuda juga ikut merasakan manfaatnya. Mereka kini terlibat sebagai relawan dapur hingga kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Desa Bradag, Luluk Nasruatin, mengatakan program MBG membawa perubahan signifikan bagi warganya. Pemuda yang sebelumnya bergantung pada orang tua kini mulai mandiri secara ekonomi.

“Dampaknya sangat terasa. Pemuda sekarang sudah bisa punya penghasilan sendiri, bahkan ada yang memilih tidak merantau karena di desa sudah ada pekerjaan,” ujarnya.

Salah satu warga, Pipin Kasmawati, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Sebelumnya ia hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan tidak menentu.

“Sekarang alhamdulillah bisa punya penghasilan tambahan. Sangat membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Warga berharap program MBG bisa terus berlanjut agar manfaat ekonominya semakin luas dirasakan masyarakat desa.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network