Polres Boyolali Bongkar 33 Kasus Narkoba dan Amankan 46 Tersangka

Tata Rahmanta
Polisi menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan 33 kasus narkoba selama Januari–Juli 2026 di Mapolres Boyolali, Senin (6/7/2026).foto : iNewsBoyolali.id

Agung menilai tingginya kasus sabu dipengaruhi perubahan tren di kalangan pengguna. Meski harganya relatif mahal, narkotika jenis ini justru semakin diminati oleh kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi yang lebih mapan.

"Daya tarik sabu saat ini mengalami tren kenaikan. Banyak pelaku berasal dari kalangan wiraswasta yang kondisi ekonominya meningkat, namun justru mencari kesenangan sesaat dengan mengonsumsi narkoba," ungkapnya.

Polres Boyolali juga mengapresiasi peran masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus narkoba. Tiga dari 33 kasus yang berhasil diungkap berawal dari laporan warga melalui layanan Call Center 110.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba. Jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba, segera laporkan melalui layanan gratis 110. Mari bersama-sama mewujudkan Boyolali yang bersih dari narkoba," pungkasnya

Editor : Tata Rahmanta

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network