Melihat Langen Carito, Opera Berbahasa Jawa yang Kaya Nilai Edukasi

Kuntadi
Salah satu kontingen dalam Festival langen Carito di Taman Budaya Kulonprogo, Senin (13/4/2026). (foto: istimewa)

Selain itu penuturan cerita didukung dengan vokal lagu, yang tidak sekadar kata-kata dalam tembang yang kaku. Kini lebih dinamis dan mudah dicerna oleh anak-anak.
“Perlombaan ini antar kecamatan. Nanti pemenang akan mewakili Kulonprogo untuk tampil di tingkat DIY,”  katanya. 

Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan menyambut positif kegiatan ini. Gelaran seperti ini menjadi bagian vital dari upaya pelestarian nilai-nilai budaya. Ada kekhawatiran jika pengenalan budaya asli tidak digencarkan sejak dini kepada siswa SD, maka identitas lokal akan hilang tergerus zaman. 

“Kegiatan seperti ini untuk mengenali akar budaya, suka dan mau nguri-nguru agar tetap relevan,” katanya. 

Selain sebagai wadah kreativitas, keikutsertaan para penari dan aktor cilik ini juga memberikan keuntungan praktis. Prestasi dan partisipasi siswa dalam ajang seni budaya ini dapat menjadi penambah poin pada sertifikat nilai, yang berguna bagi jenjang pendidikan mereka selanjutnya.

Editor : Tata Rahmanta

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network