BREAKING NEWS Jalan Grobogan–Semarang Ambles Diterjang Luapan Sungai Tuntang, Akses Ditutup Total

Rustaman Nusantara
Jalan Grobogan- Semarang di Deaa Tinanding? Godong Patah dan Amblas Setelah Tergerus Aliran Sungai Tuntang. Jalur Terputus Total. Foto: iNews

GROBOGAN, iNewsBoyolali.id — Akses utama penghubung Grobogan menuju Semarang ambles dan terbelah menjadi dua setelah diterjang derasnya aliran Sungai Tuntang. Peristiwa ini terjadi di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dan mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh total.

Derasnya arus Sungai Tuntang yang meluap ke badan jalan menyebabkan jalan beton sepanjang kurang lebih 20 meter amblas hingga menyerupai aliran sungai. Air kemudian mengalir ke area persawahan serta merendam sejumlah rumah warga di Desa Tinanding.

Petugas gabungan dari BPBD Grobogan dan BPBD Blora dikerahkan untuk membersihkan lumpur setebal 10 hingga 20 sentimeter yang menutup ruas jalan. Kondisi air yang mulai surut membuat proses pembersihan berjalan lebih cepat.

Kasi Kedaruratan BPBD Grobogan, Khaerudin, mengatakan pengerahan petugas gabungan dilakukan untuk mempercepat pembersihan lumpur agar proses penutupan tanggul serta perbaikan jalan beton yang ambles dan putus dapat segera dilaksanakan.

“ Kota kerahkan petugas BPBD gabungan dari Blora dan relawan untuk membersihkan lumpur yang menutup jalan, sehingga proses perbaikan tanggul dan jalan yang ambles ini bisa segera tertinggi,” kata Khaerudin.


Petugas BPBD Gabungan Grobogan, Blora dan Relawan Bersihkan Lumpur Setebal 10-20 cm Yang Menutup Jalan

Sementara itu, akses jalan dari Grobogan menuju Gubug terpaksa ditutup total. Seluruh kendaraan dialihkan melalui jalur Pantura Demak. Adapun kendaraan kecil dan sepeda motor diarahkan melintasi sejumlah jalan alternatif desa yang telah dipasangi rambu oleh pihak kepolisian.

Amblasnya jalan beton ini diduga akibat tergerusnya tanah di bawah jalan, sehingga struktur cor tidak mampu menahan beban dari atas. Saat ini terdapat dua titik tanggul Sungai Tuntang yang jebol dan masih terbuka.

Warga sekitar mengaku khawatir apabila tanggul tidak segera diperbaiki. Pasalnya, ribuan kepala keluarga yang berada di wilayah bawah tanggul terancam terus terdampak banjir jika kondisi tersebut berlarut-larut.

 

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network