Rayakan Hari Anak Nasional, Ratusan Peserta Ramaikan Permainan Tradisional dan Literasi di Boyolali
Menurut Dyah, peringatan Hari Anak Nasional seharusnya menjadi momentum bagi semua kalangan untuk kembali menghidupkan sisi kekanak-kanakan yang penuh semangat dan kebersamaan.
"Orang tua juga pernah menjadi anak. Melalui permainan tradisional ini mereka bisa bernostalgia sekaligus bermain bersama anak-anak," katanya.
Sebagai penutup, panitia membagikan makanan tradisional yang disajikan menggunakan wadah dari daun pisang serta susu sapi segar dari peternak lokal. Konsep tersebut diterapkan sebagai bagian dari kampanye pengurangan sampah plastik atau zero waste.
Mengusung tema "Anak Boyolali Pinter Maca Ngerti Budaya", kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya membaca sekaligus melestarikan kearifan lokal melalui kolaborasi berbagai komunitas literasi.
Editor : Tata Rahmanta