Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peduli Warga Kekeringan, Relawan Squad Indonesia Salurkan Air Bersih ke Lereng Merapi Boyolali
Advertisement . Scroll to see content

Merti Desa Penggung Boyolali, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga 176 Tahun

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:54 WIB
  • author Tata Rahmanta
Merti Desa Penggung Boyolali, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga 176 Tahun
Desa Penggung, Boyolali, menggelar pagelaran wayang kulit siang dan malam sebagai puncak tradisi Merti Desa ke-176, Selasa (20/1/2026).(Foto: iNewsBoyolali.id)

BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Di tengah arus modernisasi, Desa Penggung, Kecamatan Boyolali, tetap teguh menjaga warisan budaya leluhur melalui tradisi Merti Desa atau sedekah bumi yang telah berlangsung selama 176 tahun. Tradisi turun-temurun ini kembali digelar meriah dengan pagelaran wayang kulit siang dan malam yang melibatkan partisipasi penuh warga desa.

Tradisi Merti Desa Penggung berakar dari kisah leluhur ketika desa ini pernah dilanda wabah penyakit. Seorang tokoh masyarakat kala itu memindahkan lokasi desa dan bernazar akan menggelar pagelaran wayang apabila seluruh warga selamat. Nazar tersebut hingga kini terus diuri-uri sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan sekaligus penghormatan terhadap para pendahulu desa.

Kepala Desa Penggung, Suyamto, mengatakan tradisi Merti Desa tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga sarana memperkuat jati diri desa dan kebersamaan warga.

“Tradisi Merti Desa ini adalah wujud rasa syukur sekaligus komitmen kami untuk menjaga budaya leluhur agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Suyamto, Selasa (20/1/2026).

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut