Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Peduli Warga Kekeringan, Relawan Squad Indonesia Salurkan Air Bersih ke Lereng Merapi Boyolali
Advertisement . Scroll to see content

Merti Desa Penggung Boyolali, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga 176 Tahun

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:54 WIB
  • author Tata Rahmanta
Merti Desa Penggung Boyolali, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga 176 Tahun
Desa Penggung, Boyolali, menggelar pagelaran wayang kulit siang dan malam sebagai puncak tradisi Merti Desa ke-176, Selasa (20/1/2026).(Foto: iNewsBoyolali.id)

Menurutnya, seiring perkembangan zaman, Merti Desa juga dikemas sebagai wisata budaya lokal yang mampu menggerakkan perekonomian desa. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara gotong royong, baik dari sisi pelaksanaan maupun pendanaan, dengan total anggaran swadaya masyarakat mencapai Rp 95 juta.

“Kita harus membumikan gotong royong, supaya masyarakat tidak hanya terpaku pada dana desa, tetapi benar-benar berpartisipasi mengumpulkan dana masyarakat dalam rangka melanjutkan pembangunan yang ada,” tegasnya.

Puncak Merti Desa dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit siang hari dengan lakon Sri Mulih, serta pagelaran wayang kulit malam hari dengan lakon Bima Bungkus, yang dimainkan oleh Dalang Tantut Sutanto. Selain itu, sepanjang jalan Desa Penggung juga dipadati bazar pasar murah yang melibatkan UMKM lokal maupun dari luar desa.

Suyamto menegaskan, pelestarian budaya ini sejalan dengan visi pembangunan desa. “Misi Desa Penggung adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan kerja keras dan cerdas, untuk mewujudkan masyarakat Desa Penggung yang maju, mandiri, demokratis, dan sejahtera,” pungkasnya.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut