Sementara itu, Camat Ngemplak, Muchsoni, membenarkan menyusutnya debit air Waduk Cengklik telah berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat, terutama petani ikan keramba jaring apung.
"Produktivitas petani ikan sangat terdampak. Mereka terpaksa mengurangi pemberian pakan hingga aktivitas pembenihan," jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan. Bahkan, petani terancam mengalami gagal panen jika kemarau panjang terus berlangsung.
"Penurunan hasil panen bisa cukup drastis. Bahkan, tidak menutup kemungkinan petani mengalami gagal panen akibat kondisi waduk yang terus menyusut," ungkapnya.
Selain sektor perikanan, Muchsoni menyebut kekeringan juga berdampak terhadap lahan pertanian yang mengandalkan pasokan air Waduk Cengklik.
"Sebagian petani padi sudah mengantisipasi kekurangan air dengan memanfaatkan sumur dalam untuk mengairi sawah," pungkasnya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
