KLATEN, iNewsBoyolali.id – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 14 jam di Mapolresta Klaten, Jawa Tengah, Kamis (15/10/2026) malam.
Hamenang terlihat meninggalkan Mapolresta Klaten bersama tim KPK setelah menjalani pemeriksaan di Aula Satya Haprabu. Sebelum masuk ke mobil, dia sempat menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Klaten.
"Pertama-tama saya mohon maaf, telah mengecewakan masyarakat Kabupaten Klaten,” kata Hamenang kepada wartawan.
Keberangkatan Bupati Klaten tersebut menjadi perhatian setelah dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) juga terlihat meninggalkan Mapolresta Klaten menggunakan kendaraan berbeda.
Dalam proses pemindahan barang, petugas turut membawa sejumlah barang, di antaranya koper berukuran besar dan drum berwarna biru yang ditempeli stiker KPK. Barang-barang tersebut diduga berkaitan dengan barang bukti dalam perkara yang sedang ditangani penyidik.
Informasi mengenai dugaan uang senilai Rp1 miliar yang berada di dalam barang tersebut masih memerlukan konfirmasi resmi dari KPK.
Usai menjalani pemeriksaan awal di Klaten, Hamenang bersama sejumlah pihak dan tim penyidik KPK selanjutnya bertolak ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut menggunakan kereta api malam.
Sebelumnya, Hamenang diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK di rumah dinasnya sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah diamankan, dia dibawa ke Mapolresta Klaten untuk menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 14 jam sebelum dibawa ke Jakarta.
Perkembangan perkara tersebut masih menunggu keterangan resmi KPK, termasuk mengenai konstruksi perkara, pihak-pihak yang terlibat, serta status hukum Bupati Klaten setelah pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
