Panji mengaku tidak mengenali pelaku yang menyerangnya. Saat kejadian, wajah pelaku tertutup masker sehingga korban kesulitan mengidentifikasi orang tersebut.
Korban juga mengaku tidak mengetahui motif penembakan karena merasa tidak pernah memiliki masalah maupun perselisihan dengan orang lain.
Menurut Panji, pelaku langsung melarikan diri setelah melepaskan lima tembakan. Ia hanya mengingat pelaku menggunakan sepeda motor matik berwarna putih tanpa pelat nomor.
“Saya tidak mengenali pelakunya karena memakai masker. Setelah menembak, pelaku langsung pergi,” kata Panji saat ditemui di rumah sakit.
Atas kejadian tersebut, Panji berharap polisi segera menangkap pelaku agar alasan di balik penyerangan yang dialaminya dapat terungkap.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
