Hadiri Pelantikan HMI Cabang Blora, Cak Sin Ingatkan Kader Harus Kritis dan Jadi Insan Pencipta

Heri Purnomo
Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Blora Cak Sin, saat memberi sambutan diacara pelantikan HMI Blora, Minggu (21/9/2026) (Foto : iNews)

BLORA, iNewsBlora.id– Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Blora mengingatkan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) agar tetap kritis dalam melihat berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Sikap kritis tersebut dinilai harus dibarengi kemampuan membaca data serta menawarkan solusi.

Pesan itu disampaikan Mochamad Muchklisin atau yang akrab disapa Cak Sin, Korpres MD KAHMI Blora sekaligus anggota DPRD Kabupaten Blora, saat menghadiri pelantikan HMI Cabang Blora, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu (21/9/2026).

Menurut Cak Sin, sikap kritis merupakan bagian penting dari karakter insan akademis. Namun, sikap kritis tidak boleh berhenti pada kritik semata tanpa memahami persoalan berdasarkan data dan kondisi di lapangan.

“Kritis bisa menjebak diri kita sendiri. Kritis di sini, insan akademis harus tahu data dan membangun,” ujar Cak Sin.

Ia mengapresiasi langkah HMI saat audensi di gedung DPRD, terkait keberadaan sumur rakyat serta regulasi pengelolaan dan pemanfaatannya.

Cak Sin menilai HMI perlu ikut mencermati regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan potensi ekonomi daerah, termasuk peluang keterlibatan BUMD, koperasi maupun UMKM.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak cukup hanya dilihat dari sisi kebijakan, tetapi juga harus dikaji dari sisi regulasi, ekonomi masyarakat, hingga peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Regulasi itu tidak ada pintu masuk income PAD. Apakah tidak ada solusi? Sampai sekarang belum ada,” katanya.

HMI Diminta Tak Hanya Mengkritik

Cak Sin mengatakan, berbagai persoalan daerah sejatinya menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda.

Salah satu tantangan yang perlu diantisipasi adalah persoalan lapangan pekerjaan dan potensi bertambahnya pengangguran apabila potensi ekonomi daerah tidak mampu dikelola secara optimal.

Karena itu, kader HMI diharapkan tidak hanya menjadi pihak yang memberikan kritik, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan menciptakan solusi.

“Peluang sekaligus tantangan akan ada pengangguran, solusi insan pencipta,” tegasnya.

Menurut dia, semangat tersebut sejalan dengan karakter HMI sebagai organisasi mahasiswa yang memiliki tradisi intelektual dan pengabdian kepada masyarakat.

Kader HMI, kata Cak Sin, perlu membangun kemampuan analisis sekaligus keberanian untuk mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

HMI Harus Tetap Punya Identitas

Dalam kesempatan tersebut, Cak Sin juga mengingatkan kader HMI mengenai pentingnya menjaga identitas organisasi di tengah berbagai ruang pengabdian.

Ia menyampaikan prinsip bahwa HMI tidak ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana. “Artinya bisa di mana-mana, tapi tetap HMI,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar kader HMI dapat berkiprah di berbagai bidang, baik pemerintahan, politik, dunia usaha, masyarakat maupun sektor profesional lainnya, tanpa kehilangan nilai dan identitas ke-HMI-an.

Cak Sin berharap kader HMI Cabang Blora mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan daerah. Menurutnya, tradisi berpikir kritis harus terus dipertahankan, tetapi harus disertai penguasaan data, pemahaman regulasi, serta kemampuan melahirkan gagasan yang konstruktif.

Sekedar diketahui sebagai Ketua HMI Blora terpilih adalah Joko Agung Purnomo, masa bakti 2026-2027, dan dilantik pada Minggu (21/9/2026) bersama pengurus lainnya di Pendopo Rumah dinas Bupati Blora.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network