Kegiatan perdana Land & Legacy Gladhen Jemparingan ini diikuti oleh 30 pemanah lintas daerah dari berbagai komunitas jemparingan di DIY, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Pengurus Paseduluran Jemparing Langenlastro, Agung, menyambut positif langkah fasilitasi yang dilakukan BPOB. Menurutnya, momentum ini menjadi sarana penting bagi para pelestari tradisi untuk mengenalkan seni panahan olah jiwa jemparingan kepada masyarakat luas dan wisatawan dalam ekosistem destinasi yang terkelola secara profesional.
“Selain berwisata, ini bisa melestarikan olahraga tradisional,” katanya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
