Pada bulan ini, Perhutani KPH Gundih kembali menyalurkan bantuan pembangunan enam unit jamban melalui pemerintah desa. Setelah proses pembangunan selesai, tim Perhutani akan turun langsung melakukan pengecekan untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Setelah nanti jamban selesai di bangun, akan saya cek langsung ke lokasi apakah benar-benar sudah layak dan memenuhi standar kesehatan,pungkasnya.
Bagi warga Desa Ngrandu, keberadaan jamban bukan sekadar pembangunan fisik. Fasilitas sederhana tersebut menjadi simbol perubahan kualitas hidup. Mereka kini tidak lagi harus berjalan ke hutan atau sungai, tidak lagi khawatir saat malam tiba atau hujan mengguyur, dan dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih sehat, aman, serta bermartabat.
Program bantuan sanitasi ini diharapkan dapat terus berlanjut sehingga seluruh warga di kawasan hutan yang belum memiliki jamban dapat segera menikmati fasilitas yang sama dan terbebas dari praktik buang air besar sembarangan.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
