Dinas ESDM Jawa Tengah berencana bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah untuk melakukan treatment atau penanganan khusus guna membersihkan lumpur yang menutup saluran gas tersebut. Diketahui, Api Abadi Mrapen tidak lagi menyala sejak awal Januari 2026.
“Kita bersama Dispora akan melakukan Treatment supaya semburan gas bisa kembali normal,”pungkasnya.
Kondisi ini dipastikan berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata Api Abadi Mrapen. Pemerintah pun berjanji akan segera melakukan perbaikan dan pembersihan saluran gas agar api dapat kembali menyala dan objek wisata tersebut kembali diminati pengunjung.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
