Normalisasi Sungai Juwana, akan menjadi upaya jangka menengah dan jangka panjangnya. Untuk solusi jangka pendek, operasi modifikasi cuaca sudah dilakukan sesuai arahan dari BMKG.
“Modifikasi cuaca diharapkan mampu mengurangi curah hujan yang turun secara signifikan. Metode ini membuat debit air hujan berkurang, sehingga banjir juga tidak makin bertambah besar,” katanya.
Kepala BNPB memastikan kebutuhan dasar pengungsi akan dipenuhi dengan baik. Bantuan kebutuhan dasar meliputi kebutuhan dasar makan, minum, pakaian, tempat tinggal sementara, alat pembersih, kebutuhan pakaian dan sebagainya, bakal disediakan.
Dalam kunjungan di Kabupaten Jepara, Suharyanto meninjau bencana banjir dan tanah longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara dengan mengendarai sepeda motor trail sejauh 7 kilometer. Perjalanan itu ditempuh untuk mengunjungi rumah warga yang rusak parah akibat terjangan banjir.
Di Desa Tempur, ada delapan rumah yang rusak, 13 KK yang terdampak langsung karena rumahnya rusak, dua yang sakit, dan tidak ada yang meninggal dunia.
“Kalau sudah terjadi bencana, apalagi rumahnya tadi sudah kena batu. Itu mau tidak mau, suka tidak suka (harus) direlokasi," kata Suharyanto.
Ada dua yakni relokasi yang ditentukan oleh pemerintah atau relokasi mandiri oleh warga terdampak dengan bantuan pemerintah. Lahan untuk relokasi segera disiapkan dan nanti BNPB yang akan membangun rumahnya. Pemkab juga mmeiliki Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang bisa dipakai.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
