Dalam amanat terakhirnya, AKBP Rosyid menyampaikan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian serius ke depan. Ia berharap, kepemimpinan baru dapat melanjutkan dan menyempurnakan program yang belum berjalan optimal.
“Kami akan teruskan kepada Kapolres yang baru tentunya, agar bisa lebih baik lagi dan maksimal lagi,” ujar AKBP Rosyid Hartanto kepada wartawan.
Ia menekankan, potensi bencana hidrometeorologi masih menjadi perhatian utama di wilayah Boyolali. Selain itu, percepatan penegakan hukum juga diperlukan seiring penerapan KUHP dan KUHAP yang baru, termasuk penanganan kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta penipuan berbasis daring.
AKBP Rosyid juga menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anak-anak dan remaja. Menurutnya, hal tersebut perlu penanganan tegas dan berkelanjutan oleh jajaran kepolisian.
“Saya berharap Kapolres Boyolali yang baru bisa menindak tegas seluruh bentuk kenakalan remaja, khususnya penyalahgunaan obat terlarang,” tambahnya.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
