Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Boyolali yang baru dilantik, Joko Raharjo, menegaskan bahwa target utama ke depan adalah peningkatan prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Setelah sebelumnya Boyolali menempati peringkat ke-13 pada Porprov 2023, ia optimistis Boyolali mampu menembus sepuluh besar.
“Meski waktu persiapan cukup singkat, kami akan memaksimalkan dengan pemusatan latihan atau training center selama enam bulan,” ungkap Joko.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan uang pembinaan kepada atlet dan pelatih asal Boyolali yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah dan berhasil meraih medali pada ajang PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
Sejumlah atlet penerima penghargaan di antaranya Maulidya Eka Darmayati dari cabor menembak (PERBAKIN) dan Sugianto dari cabor terbang layang yang meraih medali perak, masing-masing menerima uang pembinaan Rp12 juta. Shafira Nur Azizah Gunawan Putri dari cabor balap sepeda (ISSI) peraih medali perak beregu menerima Rp7,5 juta.
Editor : Tata Rahmanta
Artikel Terkait
