1.618 Peserta Ikuti MLSC Solo Seri 2, Persaingan Menuju All-Stars Kian Ketat

Ary Wahyu Wibowo
MLSC Solo Seri 2 2025-2026 digelar di Lapangan Sepak Bola Kota Barat dan Lapangan Banyuanyar di Kota Solo, pada 10-15 Februari 2026. Foto: Ist.

SOLO, iNewsBoyolali.id – Antusiasme sepak bola putri di Solo Raya terus membara. Gelaran MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Solo Seri 2 2025–2026 bergulir mulai 10-15 Februari 2026. 

Sebanyak 1.618 siswi dari 90 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Solo Raya memadati Lapangan Sepak Bola Kota Barat dan Lapangan Banyuanyar di Kota Solo untuk memperebutkan gelar juara.

Turnamen mempertandingkan dua kelompok usia, yakni KU 10 (64 tim) dan KU 12 (85 tim) dengan format pertandingan 7 vs 7. Tren partisipasi siswi di Solo Raya tercatat tetap tinggi dan stabil dibandingkan seri sebelumnya, membuktikan bahwa minat terhadap sepak bola wanita telah berakar kuat.

Pada kategori KU 10, sorotan tertuju pada SD Al Azhar Syifa Budi Surakarta. Tim ini menjadi kandidat kuat juara setelah berhasil mencetak back-to-back champion pada edisi Mei 2025 dan Seri 1 November lalu.

Sementara itu, persaingan di KU 12 diprediksi lebih terbuka. Setelah SD Djama’atul Ichwan juara di edisi Mei 2025 dan SD Kristen Manahan Surakarta merebut takhta di Seri 1, kini tim-tim lain seperti MIN 9 Sragen mulai menebar ancaman serius untuk merebut trofi juara di Seri 2 ini.

Pelatih Kepala MLSC Solo, Maya Susmita, mengungkapkan bahwa kualitas talenta putri Solo terus meningkat signifikan. Persaingan di seri ini terasa lebih ketat karena para pemain mengejar tiket untuk masuk ke dalam tim All-Stars Solo.

"Banyak talenta putri Solo yang mulai terlihat. Ambisi mereka untuk menang menunjukkan keseriusan berlatih, baik di sekolah maupun SSB. Apalagi untuk masuk radar talent scouting tim All-Stars Solo membutuhkan kriteria tinggi, jadi mereka harus benar-benar membuktikan kemampuannya di seri ini," ujar Coach Maya.

Semangat ini tercermin dari salah satu peserta, Lourinda Divya Tera Avantika, siswi kelas 5 MIN 9 Sragen. Pemain sayap kiri ini mengaku terus mengasah kemampuannya sejak bergabung di KU 10 hingga kini naik ke KU 12. 

"Aku tidak menyerah, terus berlatih di rumah dan ikut SSB. Aku bertekad mengejar cita-cita jadi pemain Timnas Indonesia," ucapnya. 

Selain kompetisi utama, MLSC Solo Seri 2 yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation, juga menghadirkan Skill Challenge berupa uji ketangkasan mulai dari 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, hingga shoot on target. Kemudian Festival SenengSoccer (KU 8) yang Diikuti 89 peserta dini untuk menumbuhkan rasa gembira bermain bola.

Muara dari kompetisi di 12 kota ini adalah gelaran MilkLife Soccer Challenge All-Stars yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Juni 2026. Para pemain terbaik hasil kurasi di Solo akan dipertemukan dengan talenta-talenta hebat dari kota-kota lainnya.

Editor : Tata Rahmanta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network