Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bubuk Petasan Hasil Racikan Meledak, Remaja di Boyolali Kritis dan Rumah Rusak Parah
Advertisement . Scroll to see content

Kreatif! Siswa SMP di Solo Adu Inovasi Bikin Parasut Penyelamat Telur

Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB
  • author Tim iNews Boyolali
Kreatif! Siswa SMP di Solo Adu Inovasi Bikin Parasut Penyelamat Telur
Siswa SMP Muhammadiyah PK Kottabarat Solo melakukan eksperimen merancang parasut penyelamat telur dalam kegiatan Mission Rescue, Selasa (3/11/2026). Foto : Istimewa

SOLO, iNewsBoyolali.id – Sebanyak 11 dari 12 kelompok siswa SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo berhasil menyelesaikan tantangan eksperimen sains dengan menyelamatkan telur mentah agar tidak pecah saat dijatuhkan dari lantai tiga gedung sekolah, Selasa (3/11/2026).

Eksperimen bertajuk Mission Rescue tersebut diikuti 93 siswa. Kegiatan ini diinisiasi tim ClassWizz Chapter Surakarta yang beranggotakan siswa SMA Pradita Dirgantara dan MAN Insan Cendekia Pekalongan.

Dalam kegiatan itu, para siswa ditantang merancang parasut sederhana sekaligus pelindung telur menggunakan berbagai bahan yang telah disediakan panitia. Mereka harus menemukan kombinasi material paling efektif untuk memperlambat laju jatuh dan meminimalkan benturan saat telur mendarat.

Sebanyak 93 peserta dibagi menjadi 12 kelompok. Setiap kelompok diberi kebebasan berdiskusi, menyusun hipotesis, hingga merakit dan memodifikasi desain parasut masing-masing.

Beragam inovasi muncul. Ada kelompok yang mengubah ukuran kanopi dan jumlah tali parasut. Sementara kelompok lainnya mengombinasikan kapas, kardus, sedotan, hingga karet gelang sebagai pelindung telur.

Setelah melalui dua tahap uji coba menggunakan beban tiruan, seluruh kelompok mengikuti tantangan final dengan menjatuhkan telur mentah dari lantai tiga.

Hasilnya, 11 kelompok berhasil mendaratkan telur dalam kondisi utuh. Sementara satu kelompok lainnya belum berhasil menyelesaikan misi tersebut.

Kelompok 3 mencatatkan hasil paling presisi. Mereka memodifikasi kanopi parasut berbahan plastik dengan membuat lubang di bagian atas yang kemudian ditutup menggunakan kain jaring.

Modifikasi tersebut membuat laju parasut lebih stabil saat turun. Telur yang mereka bawa berhasil mendarat hanya berjarak 52 sentimeter dari titik pusat target.

Editor: Tata Rahmanta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut