Pertamina Salurkan 8.888 Paket Perlengkapan Sekolah, Siswa Kurang Mampu di Blora Terima Bantuan
BLORA, iNewsBlora.id – Holding PT Pertamina (Persero) menyalurkan 8.888 paket perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah sejumlah siswa di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Melalui PT Pertamina EP Cepu Field Zona 11, bantuan disalurkan kepada lima sekolah di Desa Nglobo pada Selasa (3/11/2026). Sebanyak 25 paket perlengkapan sekolah diberikan kepada para siswa, termasuk 14 siswa SDN 2 Nglobo.
Kepala SDN 2 Nglobo, Oktafia Handayani, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, perhatian Pertamina sangat berarti bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang selama ini memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.
Dengan bantuan tersebut, para siswa kini dapat memiliki seragam, sepatu, tas, serta perlengkapan belajar baru.
"Ada 14 murid yang mendapat bantuan paket. Kami sangat berterima kasih karena telah mendapat perhatian dari Pertamina," ujar Oktafia.
Ia berharap bantuan itu dapat meningkatkan semangat belajar para siswa sekaligus meringankan beban orang tua. Oktafia juga berharap program serupa dapat terus berlanjut agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.
Kebahagiaan juga dirasakan Alfin, siswa kelas VI SDN 2 Nglobo yang menjadi salah satu penerima bantuan. Ia mengaku senang mendapatkan perlengkapan sekolah baru dan berjanji akan semakin giat belajar.
Sementara itu, Official Communication Relation CID Zona 11, Edi Harto, menjelaskan bahwa Desa Nglobo merupakan salah satu wilayah kerja PT Pertamina EP Cepu Field. Karena itu, masyarakat setempat menjadi bagian dari penerima manfaat program bantuan perlengkapan sekolah dari Holding PT Pertamina (Persero).
Edi menyebutkan, terdapat lima sekolah di wilayah Desa Nglobo dan sekitarnya yang menjadi sasaran program tersebut. Di antaranya SDN 1 Nglobo, SDN 2 Nglobo, MI Jiken, dan MTs Jiken.
Menurut Edi, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Sebab, meskipun biaya sekolah telah digratiskan, kebutuhan seragam dan perlengkapan belajar lainnya masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga kurang mampu.
Setiap paket bantuan berisi sepatu, tas, alat tulis, seragam merah putih, serta seragam pramuka lengkap dengan topi.
"Semoga bantuan ini bisa membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya," kata Edi.
Editor: Tata Rahmanta