PMI Boyolali Targetkan Dana Kemanusiaan Rp1,3 Miliar, Periode Penggalangan Diperpanjang
BOYOLALI, iNewsBoyolali.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp1,3 miliar dalam program Bulan Dana Kemanusiaan PMI 2026. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, penanganan bencana, hingga bantuan bagi masyarakat kurang mampu.
Untuk mencapai target tersebut, PMI Boyolali memperpanjang masa penggalangan dana menjadi dua bulan. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan.
Ketua PMI Kabupaten Boyolali, Sunarno, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung program Bulan Dana Kemanusiaan pada tahun sebelumnya. Menurutnya, dana yang dihimpun PMI dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai bentuk bantuan dan pelayanan kemanusiaan.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah menyumbangkan dana pada Bulan Dana Kemanusiaan tahun 2025. Dana yang terkumpul kami kembalikan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial, layanan kesehatan, penanganan kebencanaan, maupun bantuan rumah tidak layak huni (RTLH),” ujar Sunarno, Rabu (21/10/2026).
Dia menjelaskan, pada 2025 PMI Boyolali menetapkan target penghimpunan dana sebesar Rp1,6 miliar. Dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI.
Pada tahun ini, target penghimpunan dana ditetapkan sebesar Rp1,3 miliar. Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya yang berlangsung selama satu bulan, Bulan Dana Kemanusiaan PMI 2026 dilaksanakan selama dua bulan.
Sunarno menegaskan, sumbangan dalam program tersebut bersifat sukarela dan tidak memaksa. Nominal yang dicantumkan dalam pelaksanaan penggalangan dana hanya menjadi panduan bagi masyarakat untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing.
“Harapannya, sumbangan dari masyarakat ini tetap bersifat sukarela dan diberikan dengan ikhlas. Jika ada angka atau nominal yang dicantumkan, itu hanya sebagai panduan. Kami berharap masyarakat berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.
Dia berharap seluruh panitia dan jajaran PMI Boyolali dapat menjalankan amanah masyarakat dengan baik. Sebab, PMI berperan sebagai perantara untuk menyalurkan kepedulian masyarakat kepada warga yang membutuhkan.
“PMI hanya menjadi pengantar jasa untuk menyalurkan bantuan dari masyarakat kepada masyarakat. Kami berharap seluruh panitia dan jajaran PMI dapat melaksanakan program ini dengan baik sehingga dana yang terkumpul benar-benar kembali untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Editor: Tata Rahmanta